► Sebagai karbol harus memiliki integritas yang akan membawa kepada kewibawaan

► Hut TNI AU Telah di laksanakan Dengan Sukses





    2013-06-11 00:00:00| Dibaca : 4597 kali
    Asrena, Asops dan Aspers Kasau Bekali Taruna AAU

    JOGJA, AKADEMI ANGKATAN UDARA-

          Untuk membekali Taruna Tingkat IV AAU yang akan segera menuju gerbang perwira, Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kasau Marsekal Muda TNI Mawardi, SE., Asisten Operasi (Asops) Kasau Marsekal Muda TNI Bagus Puruhito, SE., dan Asisten Personil (Aspers) Kasau Marsekal Muda TNI Herry Wibowo Eslah memberikan pembekalan kepada 108 Taruna Tingkat IV di Ruang VIP 2 Mako AAU yang turut dihadiri oleh Gubernur AAU Marsda TNI Tabri Santoso, S.IP, Wagub AAU Marsam TNI Iman Sudrajat, SE, para pejabat AAU serta pengasuh Taruna AAU, Selasa (11/6).

     

          Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana Taruna AAU tahun 2013 yang akan dilaksankan pada tanggal 13 Juni mendatang.

     

          Dalam ceramahnya Asrena memberikan gambaran kepada Taruna mengenai kebijakan perencanaan dan strategi organisasi TNI AU, khususnya dalam  menghadapi tantangan  masa   depan   yang   sarat   akan perubahan secara global serta gambaran singkat Srenaau.

     

          Sementara itu Asops memberikan pembekalan dengan tema ”Kesiapan Operasional Alutsista TNI AU Dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Tugas-Tugas Operasi Militer Perang (OMP) Dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP)” untuk memberikan wawasan kepada para Taruna AAU mengenai gambaran kondisi lingkungan tugas operasi yang akan para karbol hadapi kelak pada saat mulai meniti karir sebagai perwira TNI AU.

     

          Sedangkan Aspers menjelaskan secara gamblang dan jelas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pembinaan personil sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AU.

     

          Terkait dengan para Taruna yang akan menjadi calon-calon pemimpin di masa datang ketiganya menyampaikan bahwa sebagai seorang calon pemimpin haruslah memahami bahwa hidup adalah proses belajar, juga menerapkan filososfi “panjat kelapa” yang berarti tak ada kesuksesan yang datang secara instan, semua dimulai ari bawah. Pemimpin memiliki tugas untuk menyelesaikan masalah, membuat keputusan dan bertanggung jawab terhadap keputusan tersebut, serta menyiapkan pengganti, sehingga perlu adanya regenerasi yang baik.

     

           Dan yang terakhir para Taruna hendaknya tetap mempertahankan idealisme dan tidak pernah berhenti belajar untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, karena dengan cara demikian para Taruna dapat memberi sumbangan nyata bagi kemajuan TNI AU, TNI, bangsa dan Negara.



    BERITA TERKAIT