► Sebagai karbol harus memiliki integritas yang akan membawa kepada kewibawaan

► Hut TNI AU Telah di laksanakan Dengan Sukses





    2015-04-26 00:00:00| Dibaca : 11352 kali
    MENENGOK AKTIFITAS TARUNA AAU PADA AKHIR PEKAN

    JOGJA, AKADEMI ANGKATAN UDARA-

       Akhir pekan merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh seluruh Taruna/Taruni Akademi Angkatan Udara. Pada waktu tersebut mereka memang diberi waktu untuk  penyegaran (refresing) setelah 6 hari mengikuti seluruh agenda kegiatan akademik yang begitu padat dan cukup menguras tenaga serta pikiran.

        Disaat Weekend inilah para Taruna/Taruni melepaskan kepenatannya sesaat dengan berbagai aktifitas pribadi di luar ksatrian AAU. Ada yang sekedar jalan-jalan menikmati keindahan kota Yogyakarta, ada juga yang berbelanja berbagai kebutuhan, dan sebagian lainnya berwisata kluiner di tempat-tempat makanan yang mereka senangi maklum selama di ksatrian menu makanan yang mereka terima setiap harinya telah diatur oleh lembaga. Kegiatan ini biasanya disebut dengan istilah “Pesiar”.

        Beruntung bagi para Taruna maupun Taruni yang berasal dari kota Yogyakarta. Mereka bisa “pesiar” pulang kerumahmya masing-masing bertemu sama sanak saudaranya tercinta. Biasanya para Taruna/Taruni dari Yogyakarta ini selalu mengajak rekan-rekannya yang lain untuk pesiar kerumahnya sekaligus sebagai bentuk jiwa korsa antar sesama Taruna/Taruni.

        Meskipun melaksanakan aktifitas secara pribadi namun sejumlah aturan dan tata tertib kehidupan Taruna/Taruni di luar ksatrian harus selalu mereka taati. Apabila melanggar, sejumlah sangsi yang telah ditetapkan oleh lembaga siap diterapkan kepada siapa saja yang tidak patuh.

       Namun tidak semua Taruna bisa menikmati waktu pesiarnya pada akhir pekan. Secara bergiliran mereka dijadwal melaksanakan tugas Dinas Dalam setiap hari Sabtu dan Minggu. Mereka harus menjaga sejumlah pos ksatrian AAU. Bagi Taruna yang Dinas Dalampada hari Sabtu, mulai melaksanakan tugas pada jam 16.00 WIB dan berakhir pada hari Minggu pukul 07.00 WIB. Selepas Dinas Dalam tersebut mereka diperbolehkan melaksanakan pesiar. Sementara bagi Taruna yang Dinas Dalampada hari Minggu, mulai melaksanakan tugas pada  pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, setelah itu mereka tidak diijinkan lagi melaksanakan pesiar.

        Demikian yang dialami oleh Sersan Mayor Dua Taruna (Sermadatar) Alif Septian beserta sejumlah Taruna lainnya pada kesempatan akhir pekan ini, Minggu (26/4). Taruna yang berasal dari Ibu Kota Jakarta ini harus menggunakan Pakaian Dinas Lapangan Tempur/PDLT (Menggunakan pakaian loreng TNI, Helm dan bersenjata) disaat rekan-rekannya yang lain asyik pesiar menggunakan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH).

        Sermadatar Alif beserta sejumlah rekannya harus menjaga sejumlah pos-pos ksatrian AAU dengan berbagai tugas yang telah diperintahkan oleh lembaga. Ada yang kebagian tugas berdiri tegap seperti patung di “pos monyet”. Ada juga yang bertugas di ruangan pos jaga sambil memperhatikan dan mencatat setiap orang yang keluar masuk ksatrian Akademi Angkatan Udara serta sejumlah tugas-tugas lainnya yang telah diatur. Penugasan seperti ini merupakan salahsatu pelatihan bagi seluruh Taruna. Pada saat itu mereka dilatihkan secara langsung bagaimana tata cara melaksnakan tugas jaga sehingga, mereka mengerti dan memahaminya secara baik. Nantinya setelah mereka menyelesaikan pendidikan di AAU dan dilantik menjadi perwira TNI Angkatan Udara, mereka juga melaksanakan tugas jaga tersebut. Perbedaannya hanya pada tugas dan tanggung jawabnya saja. Saat ini bagi Taruna berpangkat Sermadatar melaksanakan dinas jaga sebagai Komandan Dinas Keamanan (Dandiskam) dan Wadandiskam sementara bagi Sersan Tarunanya sebagai anggota Diskamnya. Sedangkan pada saat kedinasan nantinya mereka merupakan Perwira Jaga satuannya masing-masing, yang tugas dan kewajibannya tentu lebih luas lagi.

        Sejumlah aktifitas kehidupan Taruna/Taruni AAU yang sifatnya penyegaran memang telah diagendakan oleh lembaga pendidikan Akademi Angkatan Udara. Selain pelaksanaan pesiar,para Taruna juga mendapatkan Ijin Bermalam (IB). IB ini telah diatur dan disesuaikan dengan jadwal kegiatan pendidikan sehingga tidak mengganggu kelancaran proses belajar dan berlatih para Taruna maupun Taruni. Setelah kenaikan pangkat, akhir tahun dan perayaan hari raya keagamaan para Taruna maupun Taruni juga mendapatkan Cuti. Kesempatan inilah yang mereka manfaatkan untuk bertemu dengan sanak saudaranya sekaligus bisa bersosialisasi secara langsung dengan masyarakat luas.

        Tata kehidupan seorang prajurit Taruna/Taruni Akademi Angkatan Udara telah digariskan oleh lembaga dengan tujuan mampu mewujudkan visi AAU yakni unggul di bidang ilmu pengetahuan kedirgantaraan, melahirkan pemimpin berkarakter, berintegritas, berwawasan kebangsaan, profesional dan modern.



    BERITA TERKAIT