Gambar Pokok
  1. Garuda. Gambar garuda sedang mengembangkan kedua sayapnya dengan kaki kanan mencengkeram ranting kalpataru yang sedang berkembang dan kaki kiri mencengkeram senjata cakra. Penggambaran ini melambangkan tekad AAU untuk memberikan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang matra udara sesuai dengan perkembangan tuntutan kebutuhan organisasi TNI AU (dilambangkan dengan kembang pada ranting kalpataru), sehingga hasil didik mampu mengamalkan secara terus menerus dan berlanjut (dilambangkan dengan ranting kalpataru = kelestarian). Sedangkan senjata cakra dengan tangkai dan tujuh kilat melambangkan jenis pembekalan ilmu pengetahuan dan teknologi diutamakan yang bersifat matra udara untuk diamalkan dengan semangat jiwa sapta marga dalam berperan sebagai kekuatan Pertahanan.
  2. Gambar Padma (Teratai). Gambar ini merupakan lambang dari pembinaan pendidikan untuk menciptakan Perwira-Perwira TNI AU yang profesional dan mampu berperan sebagai salah satu kekuatan pertahanan negara.
  3. Kamandalu. Kamandalu adalah kendi/bokor yang berisi tirta amerta untuk melambangkan bahwa pembinaan pendidikan di AAU diutamakan untuk memberikan bekal kepada calon-calon Perwira TNI AU dengan sumber ilmu pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi TNI AU (air = tirta amerta, dilambangkan sebagai sumber ilmu pengetahuan).

Warna

  1. Biru. Warna biru merujuk warna udara atau dirgantara yang melambangkan kekhasan tugas AAU untuk membentuk calon-calon Perwira TNI AU yang profesional di bidang matra udara.
  2. Kuning emas. Warna kuning emas berarti keluhuran yang melambangkan keluhuran cita-cita AAU untuk dapat menghasilkan Perwira TNI AU yang profesional di bidang matra udara.
  3. Hijau. Warna hijau berarti kesuburan yang melambangkan sifat AAU sebagai lembaga pendidikan yang mampu menumbuhkan secara kenyal berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan sesuai dengan perkembangan tuntutan kebutuhan organisasi TNI AU.
  4. Putih. Warna putih berarti kesucian, ketulusan yang melambangkan kesucian niat AAU dalam mencapai cita-cita untuk ikut mewujudkan lahirnya kader-kader Perwira TNI AU sebagai pemimpin pada masa mendatang.
  5. Merah. Warna merah berarti berani yang melambangkan keberanian AAU dalam ikut mempertanggungjawabkan kemampuan hasil didik sebagai Perwira TNI AU yang profesional dan dilandasi jiwa kejuangan.
  6. Hitam. Warna hitam berarti ketetapan hati dari sifat seorang kesatria, melambangkan tekad bulat para taruna untuk menuntut ilmu di AAU dalam rangka menjadi prajurit yang profesional.
  7. Jingga. Warna jingga berarti kesucian dan keberanian yang melambangkan berani berkorban dengan ikhlas.
Makna Seloka

Seloka (semboyan) Vidya Karma Vira Paksa merupakan identitas pusara AAU mengandung makna taruna calon Perwira Kesatria (Vira) TNI AU dengan dibekali ilmu pengetahuan yang profesional (Vidya), disiapkan untuk berbakti (Karma) serta mengemban tugas negara dengan jiwa kejuangan dalam bidang matra udara (Pakça). Makna tersebut berasal uraian arti kata per kata sebagai berikut:

  1. Vidya : Ilmu pengetahuan.
  2. Karma : Perbuatan/amal perjuangan, berbakti.
  3. Vira : Sifat kesatria, berani, jujur, serta bijaksana.
  4. Pakça : Sayap, melindungi, mengemban tugas, menjaga.

 

Dasar. Perkasau Nomor     Tahun 2018 tentang Statuta Akademi Angkatan Udara.