Hari pertama masuk kerja setelah seluruh Antap AAU dan Taruna AAU selesai melaksanakan cuti bersama dan libur menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Tatang Harlyansyah, S.E., M.M. bersama ketua PIA AG CBS AAU dan pengurus, seluruh Antap AAU dan para Taruna mengadakan halal bihalal bertempat di Lapangan Dirgantara AAU, Senin (10/6).

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M.dalam sambutannya pada apel khusus menyambut Idul Fitri 1440 H yang di bacakan Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Tatang Harlyansyah, S.E., M.M.  menyampaikan, “atas nama pribadi, keluarga dan seluruh pimpinan TNI Angkatan Udara memberi ucapan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H kepada seluruh keluarga besar TNI Angakatan Udara yang beragama Islam dimanapun berada, ”Semoga puasa dan amal-amal ibadah kita selama bulan Ramadhan 1440 H diterima oleh Allah SWT.”

Lebih lanjut Kasau mengatakan, bahwa bagi umat Islam hakikat Idul Fitri adalah kembali dalam kesucian. Kesucian yang bisa diwujudkan dalam dua tahapan, yang pertama dengan menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebagai wujud loyalitas atas perintah Tuhan, dan kedua dengan merajut kembali tali silaturahmi dan saling maaf-memaafkan antar sesama. Kesucian Idul Fitri adalah menyandingkan hubungan manusia dan Tuhan, serta hubungan manusia dengan manusia dalam strata yang sama, “Untuk itu marilah kita saling memaafkan dan mari kita saling rajut kembali tali persaudaraan, agar kita semua kembali dalam kesucian.”

Dalam kaitannya dengan tugas TNI dan puasa Ramadhan, Kasau menjabarkan, “Puasa Ramadhan adalah implementasi dari 11 Azas Kepemimpinan TNI, yaitu Taqwa. Ibadah puasa Ramadhan juga merupakan manifestasi azas Ing Ngarso sung Tulodo, karena insan muslim TNI Angakatan Udara yang berpuasa memberi teladan kepada keluarga, masyarakat dan bangsa Indonesia. Sedangkan perayaan Idul Fitri adalah implementasi sifat Satya dan Legowo, yaitu loyal kepada sesama bahkan bawahan, dengan saling memaafkan tanpa melihat status jabatan dan status sosial.”

Selain itu Kasau juga menginstruksikan kepada para panglima dan para komandan untuk tidak malas turun ke bawah serta malas check and rechek secara fisik karena terpapar media sosial. Para panglima dan para komandan harus tetap hadir di tengah para anak buah. Para panglima dan para komandan juga harus terus berupaya merekatkan TNI Angkatan Udara secara fisik dan kerja nyata bersama komponen bangsa lainnya. Pimpinan akan dikenang saat mampu memenangkan hati dan pikiran anak buah, melalui kehadiran fisik dan silaturahmi yang tulus, untuk bersama-sama membangun Angkatan Udara.

Dalam akhir sambutannya yang dibacakan Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Tatang Harlyansyah, S.E., M.M., Kepala Staf Angakatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. memberi penekanan terkait dinamika politik negara yang sedang hangat pasca Pemilu Tahun 2019. Kasau menginstruksikan agar para panglima, komandan, dan seluruh personel TNI Angkatan Udara, bisa menahan diri serta menjaga satuan dan keluarga masing-masing. Pegang teguh komitmen netralitas TNI, dan jangan mudah terprovokasi apalagi memprovokasi. Jangan merusak kesucian Idul Fitri dengan ucapan dan perilaku tercela yang dapat mencoreng nama TNI Angakatan Udara. Selesai kegiatan halal bihalal dilanjutkan ramah tamah bertempat di Arcon Lapangan Dirgantara. Hadir dalam kegiatan halal bihalal tersebut Ketua PIA Ardhya Garini CBS AAU beserta para pengurus, Wakil Gubernur AAU Marsma TNI Fachri Adamy, S.E. beserta ibu,  Para Pejabat AAU beserta istri, seluruh Antap AAU serta seluruh Taruna AAU.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *