Akademi Angkatan Udara Wilayah Anti Korupsi, Akademi Angkatan Udara Zona Integritas

Sebanyak 99 Taruna Tingkat IV Akademi Angkatan Udara melaksanakan kegiatan tradisi Mandi Suci jelang penutupan pendidikan pada Juni mendatang. Tradisi Mandi suci adalah salah satu tradisi Taruna tingkat IV mempunyai makna sebagai penyucian dari jiwa menjadi yang suci sebelum memasuki gerbang menjadi Perwira TNI Angkatan Udara.

“Mandi suci bukan sekadar sebuah simbol akhir pendidikan saja, tetapi yang jauh lebih penting adalah makna di balik kegiatan tersebut, khususnya yang menyangkut ikatan batin di antara Taruna, sebagai simbol pembersihan hati, pikiran dan jiwa sebelum mereka meninggalkan almamater AAU”, demikian dikatakan Gubernur AAU Marsda TNI Tatang Harlyansyah, S.E.,M.M. dalam Upacara Tradisi Mandi Suci di Lapangan Putra Angkasa AAU, Selasa (17/6).

Dalam kegiatan tersebut para Taruna Tingkat IV akan melaksanakan kegiatan militer lapangan seperti lari, push up,merayap, jungkir, berguling, dsb yang diawasi oleh para yuniornya.Semua Taruna diharapkan memiliki kelapangan jiwa dan rasa persaudaraan yang tinggi layaknya keluarga dan adik kakak melalui kegiatan tersebut.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini bukan arena pelampiasan emosi, lebih-lebih ajang balas dendam Yunior kepada Seniornya. Sehingga pelaksanannya pun harus didasari semangat respek, penuh penghormatan, serta  ketulusan hati dan rasa kasih sayang. Upacara mandi suci didahului oleh penyiraman secara simbolis oleh Gubernur AAU kepada perwakilan dan disusul oleh Ibu Asuh Taruna Ibu Irene Tatang Harlyansyah serta segenap Pejabat AAU lainnya. Pada pagi hari sebelumnya Taruna telah menerima pembekalan dari Gubernur AAU dan Ibu Asuh Taruna, serta makan siang bersama di Handrawina . Hadir dalam acara mandi suci, Pejabat list A , Pengurus PIA Ardya Garini CBS AAU, Para Danskadtar dan Pengasuh taruna AAU.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *