Di hari yang sama Selasa tanggal 2 Juli 2019 Capaja Taruna AAU mendapatkan dua materi ceramah pembekalan sekaligus. Sesi pertama dari Kepala Koordinator Wilayah Supervisi Penindakan KPK RI oleh Brigjen Polisi Drs. Setyo Budiyanto, S.H., M.H. dan pada sesi kedua pembekalan dari Bapak Bambang Wiryanto, S.Si. tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika (P4GN) bertempat di Gedung Sabang Merauke AAU, Selasa (2/7).

 Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Muda TNI Tatang Harlyansyah, S.E.,M.M., dalam sambutannya yang di bacakan oleh Direktur Administrasi AAU Kolonel Adm Harry Sofyan E., S.I.P, M.H., menyampaikan ucapan terimakasih kepada kedua narasumber yang telah berkenan memberikan pembekalan kepada para Taruna dan seluruh civitas Akademika AAU dengan harapan pembekalan tersebut dapat dijadikan sebagai bekal dan pondasi yang kuat bagi kita semua utamanya para Capaja yang akan memulai kariernya dan dapat di implementasikan dalam penugasan di TNI AU kelak.

Dalam pembekalan dari Kepala Koordinator Wilayah Supervisi Penindakan KPK Republik Indonesian oleh Brigjen Polisi Drs. Setyo Budiyanto, S.H., M.H. mengambil tema Perwira TNI AU Berkomitmen Untuk Tidak Korupsi. Khususnya para Capaja dan Taruna AAU sangat mengharapkan pembekalan dari tim KPK terutama yang berkaitan dengan wawasan dan pengetahuan tentang organisasi KPK secara lengkap dan mendalam serta bagaimana harus turut serta menjadi bagian visi misi KPK yakni bersama elemen bangsa, mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi. Dijelaskan pula tentang jenis-jenis Tipikor diantaranya : Merugikan keuangan negara,  Suap, Gratifikasi, Penggelapan dalam jabatan,  Pemerasan, Perbuatan curang dan Konflik kepentingan, yang semua akan berdampak pada pengangguran, hutang luar negeri, kemiskinan dan kerusakan alam. Sasaran strategis stakeholder KPK adalah menurunkan tingkat korupsi, efektifnya penegak hukum bidang tipikor, terbangunnya integritas pemerintah masyarakat dan swasta serta terbangunnya hubungan mitra kerjasama yang efektif.

Dilanjutkan sesi kedua Ceramah pembekalan dari BNNP Daerah Istimewa Yogyakarta tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika (P4GN) oleh Bapak Bambang Wiryanto, S.Si. Indonesia darurat narkoba, daya rusak narkoba lebih serius dibandingkan dengan korupsi dan terorisme karena merusak otak yang tidak ada jaminan sembuh, aparat bisa terjerat dan sasarannya wilayah penyebaran narkoba telah menyebar keseluruh pelosok wilayah dan menyasar kalangan anak-anak dan berdampak kerugian jiwa dan material sehingga diperkirakan 40-50 orang meninggal dunia perhari karena norkoba. Bahkan sampai saat ini telah disinyalir temuan 41 jenis baru narkoba (NPS) dan jumlahnya akan terus berkembang. Hadir dalam acara pembekalan tersebut yaiut Pejabat List A, para Dosen dan Antap AAU serta Capaja dan Taruna AAU. Selesai acara dilanjutkan foto bersama di Gedung Sabang Merauke Kesatrian Akademi Angkatan Udara.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *