Akademi Angkatan Udara adalah ZONA INTEGRITAS Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani

logo-aau-kecil

I. Manajemen Perubahan

1. Tim Kerja

a. Adanya Surat Keputusan Gubernur Tim Pembangunan dan Penilai Zona Integritas.
b. Melaksanakan rapat Tim Zona Integritas.

2. Dokumen Rencana Pembangunan Zona Integritas

a. Membuat rencana kerja Tim Pembangunan dan Penilai Zona Integritas.

b. Melakukan sosialisasi kepada Anggota Tetap dan Taruna mengenai Zona Integritas.

3. Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK

Menerapkan sistem evaluasi program kerja.

4. Perubahan Pola Pikir dan Budaya Kerja

a. Adanya Surat Keputusan Gubernur pembentukan tim agen perubahan.
b. Melaksanakan kegiatan rohani secara rutin bagi pemeluk agama masing-masing.

 

II. Penataan Tata Laksana

1. SOP

a. Membuat prosedur mekanisme hubungan kerja (prosmekhubja) seluruh satker di AAU.
b. Membuat petunjuk teknis kegiatan-kegiatan yang terkait dengan penyelenggaraan pendidikan di AAU.

2. E-Office

Menerapkan sistem informasi Akademis.

3. Keterbukaan informasi publik

Melaksanakan publikasi kegiatan-kegiatan AAU melalui berbagai media sosial.

 

III. Penataan Sistem Manajemen SDM

1. Perencanaan Kebutuhan Pegawai

Melakukan analisis dan perhitungan beban kerja untuk menentukan Daftar Susunan Personil.

2. Pola Mutasi Internal

Secara rutin melaksanakan pengusulan Tour of Area dan Tour of Duty dalam rangka pengembangan karir dan pemenuhan kebutuhan organisasi.

3. Pengembangan pegawai berbasis kompetensi

Melaksanakan pendidikan pengembangan umum (dikbangum), pendidikan iptek (dikiptek), dan kursus dalam meningkatkan kemampuan personil AAU.

4. Penetapan kinerja individu

Melaksanakan penilaian kinerja individu dan talent scouting.

5. Penegakan disiplin pegawai

a. Adanya Perwira Pengawas Ksatrian dan Perwira Jaga yang bertanggung jawab terhadap keamanan dan ketertiban Ksatrian AAU .
b. Secara berkala melaksanakan kegiatan penegakan ketertiban (gaktib) yang dilaksanakan olek satprov.
c. Penetapan Peraturan Khusus Taruna untuk membangun budaya disiplin pada diri Taruna.

6. Sistem Informasi Kepegawaian

Menerapkan sistem informasi personil.

 

IV. Penguatan Akuntabilitas

1. Keterlibatan Pimpinan

Gubernur memimpin secara rapat-rapat yang berkaitan dengan aspek-aspek Zona Integritas.

2. Pengelolaan akuntabilitas kinerja

Membuat secara berkala laporan program kerja dan anggaran.

 

V. Penguatan Pengawasan

1. Pengendalian Gratifikasi

a. Seluruh antap AAU melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas.
b. Seluruh antap AAU melaporkan SPT secara berkala.

2. Penerapan SPIP

a. Menetapkan LPPM sebagai lembaga sistem pengawasan internal .
b. Melaksanakan evaluasi dan kajian terhadap seluruh proses pendidikan di AAU.

3. Pengaduan masyarakat

Membentuk unit pengaduan masyarakat dan memyusun sistem pengaduan masyarakat.

4. Whistle Blowing System

Menyusun Whistle Blowing System dan menetapkan Unit WBS.

5. Penanganan benturan kepentingan

Menerapkan Standar Operasional Prosedur pada tiap-tiap Satker sesuai bidang kerjanya.

 

VI. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

1. Standar Pelayanan

a. Penyusunan Rencana Strategis dan Rencana Operasi AAU.
b. Penyusunan kurikulum sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

2. Budaya Pelayanan Prima

Penerapan E-Learning dan E-Library guna mendukung kegiatan belajar mengajar Taruna.

3. Penilaian kepuasan pelayanan

Melaksanakan survey kepuasan masyarakat melalui online maupun offline.