Letkol Lek M. Fahrurozi Dosen AAU Raih Juara II Tingkat Nasional "Program Apresiasi Temuan Celah Keamanan" atau "Program Kontribusi Keamanan Siber"
Jakarta (Pen-AAU) Letnan Kolonel Elektronika (Letkol Lek) Muhammad Fahrurozi, S.T., M.T., Pgs. Kasubdep Siber yang juga merupakan Dosen Akademi Angkatan Udara (AAU), berhasil meraih Juara II Kategori Dosen pada ajang Anugerah Bug Bounty 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Bug Bounty adalah program yang dirancang untuk menemukan celah keamanan dalam sebuah sistem.
Prestasi yang membanggakan ini bisa dicapai berkat dukungan semua pihak, khususnya dukungan penuh Gubernur AAU Marsda TNI Donald
kasenda, S.T., S.I.P., M.M, yang telah berkomitmen
bahwa sebagai lembaga pendidikan yang mencetak calon pemimpin TNI Angkatan Udara yang tangguh, adaptif, kritis, profesional, dan berintegritas tinggi .
"Lembaga tidak hanya menuntut para taruna untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga para Dosennya agar senantiasa mengembangkan kompetensi dan profesionalisme sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.", ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan prestasi yang diraih di tingkat nasional ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel dan peserta didik AAU untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi informasi dan keamanan siber, serta berkontribusi dalam mewujudkan transformasi digital yang aman, tangguh, dan andal bagi bangsa Indonesia, demikian tegas Gubernur AAU.
Anugerah Bug Bounty 2026 ini merupakan ajang apresiasi yang kembali diselenggarakan oleh Kemendikdasmen sebagai bentuk penghargaan kepada talenta-talenta terbaik dalam pelaporan dan penanganan kerentanan keamanan siber di lingkungan pendidikan Indonesia.
Kompetisi tahunan ini mempertandingkan empat kategori, yaitu Dosen, Guru, Mahasiswa, dan Siswa, serta mendapat antusiasme tinggi dengan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang mendaftar secara daring dan melalui proses seleksi yang ketat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi program pada 30 Maret hingga 10 April 2026, dilanjutkan dengan registrasi peserta. Selanjutnya, para peserta mengikuti tahapan bug hunting, yaitu menguji keamanan sistem yang telah disediakan panitia untuk menemukan dan melaporkan potensi kerentanan keamanan.
Seluruh temuan kemudian dievaluasi melalui proses penjurian sebelum akhirnya ditetapkan para pemenang pada 19 Juni 2026.
Adapun para pemenang Anugerah Bug Bounty 2026 Kategori Dosen adalah Juara I Herman Kabetta dari PSSN Jawa Barat, Juara II Letkol Lek Muhammad Fahrurozi, S.T., M.T. dari AAU Yogyakarta, dan Juara III Ruki Rizahrul Fikri dari IIBD Lampung.
Pada Kategori Guru, Juara I diraih Abdurachim dari SMS Informatika Al Irsyad Al Islamiyyah Jawa Barat, Juara II Inna Fachrizal dari SMK Negeri 7 Semarang, Jawa Tengah, dan Juara III Fery Meirlyanto dari SMP Negeri 1 Simpang Empat, Kalimantan Selatan.
Untuk Kategori Mahasiswa, Juara I diraih M. Dava Fathurahman dari ITB Jawa Barat, Juara II Budimu Jaya Putra dari USTI Riau, dan Juara III Rifael Eurico dari ITS Lampung.
Sementara itu, pada Kategori Siswa, Juara I diraih Alverio Albaren dari SMKS Bonavita Banten, Juara II Naufal Arir Kurniawan dari SMKS Islam Donomulyo Jawa Timur, dan Juara III diraih Fawwas dari SMK Telkom Sulawesi Selatan.
(Pen-AAU, 2026)





Menjadi perguruan tinggi militer yang unggul di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan bertaraf Internasional, melahirkan pemimpin berkarakter, berintegritas, profesional, modern, dan berwawasan kebangsaan.






Views Today : 246
Views Yesterday : 490
Views Last 7 days : 3703
Views Last 30 days : 17691
Views This Month : 10770
Views This Year : 55478
Total views : 612191