AKADEMI ANGKATAN UDARA ZONA INTEGRITAS   ♦   WILAYAH BEBAS KORUPSI   ♦   WILAYAH BIROKRASI BERSIH MELAYANI

Berita

Gubernur AAU Hadiri Malam Sambung Rasa. Kasau : Perkuat Nilai Pengabdian Antar Generasi di TNI AU

Isi Berita

Gubernur AAU Hadiri Malam Sambung Rasa.

Kasau : Perkuat Nilai Pengabdian Antar Generasi di TNI AU

Yogyakarta. (Pen-aau) Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsekal Muda TNI Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M., bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang BS AAU Ny. Meidy Donald Kasenda, menghadiri kegiatan Malam Sambung Rasa yang digelar di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta, Selasa (29/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan ke-79 Hari Bakti TNI AU yang diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas perjuangan serta pengabdian para pendahulu keluarga besar TNI Angkatan Udara dalam membangun dan mengembangkan kekuatan udara Indonesia.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., dalam sambutannya mengatakan Malam Sambung Rasa menjadi momentum untuk memperkuat kesinambungan nilai-nilai pengabdian antargenerasi di lingkungan TNI AU. Menurutnya, kegiatan tersebut semakin relevan di tengah akselerasi pembangunan kekuatan udara yang menuntut hadirnya sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan berkarakter.

Dalam sambutannya, Kasau juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Marsekal TNI (Purn.) Chappy Hakim beserta istri. Kehadiran Kepala Staf Angkatan Udara ke-14 tersebut dinilai tidak hanya menghadirkan jejak pengabdian, tetapi juga menjadi teladan bahwa kontribusi seorang prajurit dapat terus berlanjut melalui pemikiran, pengalaman, dan karya meskipun telah memasuki masa purnatugas.

Melalui santiaji yang disampaikan diharapkan memperoleh wawasan, inspirasi, serta penguatan moral dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara. 

Sementara itu, mewakili para mantan Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim dalam sambutan dan santiajinya mengatakan bahwa Indonesia merupakan bangsa maritim sekaligus bangsa dirgantara. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, ruang udara memiliki peran yang sangat strategis sebagai pemersatu wilayah Nusantara sekaligus menjadi penunjang utama dalam penyelenggaraan transportasi, pertahanan, pertumbuhan ekonomi, dan penegakan kedaulatan negara.

Marsekal TNI (Purn) Chapy Hakim lebih lanjut mengatakan bahwa kekuatan udara tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengawakinya. 

"Profesionalisme, kepemimpinan yang visioner, kemampuan beradaptasi, serta inovasi dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika geopolitik global merupakan faktor-faktor penting dalam membangun kekuatan udara yang tangguh dan berdaya saing", ujarnya. 

Diakhir santiajinya Marsekal TNI ( Purn) Chappy Hakim menekankan bahwa Jiwa Dirgantara menjadi landasan utama dalam membentuk karakter dan jati diri insan Angkatan Udara Indonesia. Nilai-nilai profesionalisme, disiplin, integritas, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara harus senantiasa dijunjung tinggi sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah udara Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Isa M. Tonny Harjono, Wakasau, Pangkoopsudnas, Dankodiklatau, Pangkorpasgat, mantan Kasau Marsekal TNI (Purn.) Chappy Hakim, para Asisten Kasau dan pejabat Mabesau, wisudawan, Danlanud Adisutjipto, Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito, para Pejabat List A AAU, para Pejabat List A Lanud Adisutjipto, para Taruna AAU, serta para undangan terkait lainnya.

(Penaau-2026)

Berita Lainnya

Gubernur AAU Hadiri Malam Sambung Rasa. Kasau : Perkuat Nilai Pengabdian Antar Generasi di TNI AU